Kenali Pemicu Bisnis Kekurangan Modal

Bisnis akan sulit dijalankan manakala kekurangan modal. Masalah ini memang sudah lumrah dalam dunia usaha, tapi tetap saja mesti sesegera mungkin dicari jalan keluar oleh pelakunya. Misalnya dengan mengajukan permohonan kredit pada salah satu lembaga keuangan, mencari pendonor dari kalangan keluarga, kerabat, atau teman, atau menjual salah satu aset perusahaan. Lambat laun bisnis akan mengalami kemunduran bahkan kebangkrutan ketika masalah ini tak segera diselesaikan. Sebetulnya, apa yang menjadi penyebab bisnis kekurangan modal? Simak beberapa pemicunya di bawah ini agar bisa melakukan tindakan pencegahan.

Terkikis kebutuhan pribadi

Gunung yang tinggi pun akan runtuh jika setiap hari digali. Sebanyak apapun keuangan usaha, pada akhirnya bakalan habis jika selalu dikikis untuk memenuhi kebutuhan pribadi. Oleh karenanya, apapun bisnis yang dijalankan hendaknya tidak mencampuradukkan keuangan usaha dengan pribadi. Buatlah 2 rekening masing-masing untuk keuangan usaha dan pribadi. Dengan begitu, Anda tidak seenaknya menggunakan uang usaha untuk keperluan pribadi. Di lain pihak, Anda mudah melakukan pemantauan cash flow baik pada keuangan usaha.

Penyelewangan dana oleh rekan usaha

Kalau memang tidak bisa menjalani usaha sendiri, Anda mengajak orang lain untuk menjadi rekan usaha. Namun, pilihlah di antara mereka yang bisa dipercaya. Meskipun keluarga, saudara, atau teman dekat sekalipun kalau tak bisa dipercaya, jangan ambil resiko untuk mengajaknya bekerjanya, Jangan sampai uang bisa mengubah mereka sehingga semaunya menggunakan dana usaha. Lamban laun keuangan usaha bakal mengalami keterpurukan jika terus digali oleh rekan kerja.

Tingginya biaya operasional tak sebanding dengan profit

Modal usaha yang mengalami kekurangan juga bisa dipicu lantaran biaya operasional yang tinggi tapi tidak sebanding dengan profit yang diterima. Berangkat dari kondisi ini, pertimbangkan dengan matang ketika menetapkan harga jual. Gunakan listrik & air dengan bijak supaya biaya tagihan listrik tidak membengkak. Tentukan sistem penggajian dengan tepat misalnya dengan membayar gaji pegawai berdasarkan kinerjanya atau sesuai dengan omzet per hari/bulan. Beli bahan baku dari agen bukan pengecer sehingga harganya bisa miring.

Piutang macet

Tidak semua pembeli melakukan pembayaran secara cash. Mereka yang akan menjualkan kembali produk biasanya meminta pembayaran jatuh tempo. Sebaiknya hati-hati sebelum memberikan piutang. Tidak semua orang bertanggung jawab atas hutang yang dimilikinya. Ada sejumlah orang yang sangat banyak alasan ketika ditagih. Kalau rata-rata piutang macet, lama-kelamaan bisnis akan mengalami kekurangan modal sehingga kegiatan operasional usaha jadi terhambat. Jika tidak terlalu mengenal watak konsumen, minta mereka lakukan pembayaran di muka guna mencegah hal-hal yang tak diinginkan.

Itulah faktor yang melatarbelakangi kekurangan modal dalam bisnis. Semoga informasi dapat membuat Anda lebih bijak dalam mengelola keuangan, memilih rekan bisnis, menentukan harga jual, menetapkan sistem penggajian, serta memberikan piutang sehingga bisa meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. Apabila kekurangan modal masih terjadi, solusi untuk mendongkrak modal bisnis adalah dengan mengajukan kredit kepada bank, menarik investor, atau menjual salah satu aset bisnis. Jadikan kegagalan sebelumnya sebagai pelajaran agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.